Jakarta - Salah iso- prinsip dalam perekaman karya ilmiah yaitu menoreh kepustakaan dekat putaran akhir karya. Kepustakaan berisi indeks tampang referensi nan dijadikan penunjuk panitera dalam mereka cipta karya catat. Setidaknya, referensi mencakup akan jenama pelukis, kepala karangan artikel, warsa terbit, hingga pencetak. Ada banyak bentuk penyusunan daftar bacaan, pada https://brooksaipu1.angelinsblog.com/38751135/information-sdy-togel-sidney-info-sdy-lengkap-pengeluaran-sdy-hari-ini-keluaran-sdy-consequence-togel-sdy-pools-details-sydney